12 Cara Memutihkan Wajah yang Kena Sinar Matahari

16.05.00


Sinar matahari yang terpapar langsung pada kulit bisa menyebabkan warna kemerahan, atau istilahnya sunburn. Hal ini disebabkan oleh kulit yang terlalu lama terkena sinar ultraviolet. Jenis gangguan ini bermacam-macam mulai dari yang ringan sampai yang parah, tergantung dari durasi paparan sinar mataharinya.

Gejala kulit yang terbakar sinar matahari bervariasi pada tiap orang. Kulit mungkin akan tetap terlihat normal sampai beberapa jam setelah tersengat sinar matahari. Baru kemudian setelah 12-24 jam akan mulai terlihat memerah.

Jadi, kamu lupa pakai sunblock saat keluar rumah, dan sekarang wajah kamu merah seperti udang rebus? Berikut ini ada beberapa cara menggunakan bahan alami untuk mendinginkan kulit wajah setelah kena panas matahari. Oia, cara ini juga bukan cuma untuk wajah yah, untuk bagian tubuh lain juga bisa, seperti tangan, punggung atau kaki.

Perhatian: Sebelum merawat luka bakar akibat matahari, siram dulu kulit dibawah air yang mengalir selama kurang lebih 20 menit.

Lidah buaya

Getah lidah buaya sangat cocok untuk kulit yang terbakar, dan manfaat alami yang dimilikinya bisa mengatasi wajah tersengat sinar matahari.

Cuci sepotong daun lidah buaya ukuran sedang sampai bersih. Kemudian belah dengan pisau dan peras getahnya sampai keluar, oleskan pada bagian kulit yang terbakar matahari.

Di luar negeri produk kosmetik lidah buaya yang berbentuk krim atau salep sudah banyak beredar, tapi di Indonesia sepertinya masih jarang, padahal tumbuhannya banyak ya disini.

Cara menggunakan krim lidah buaya cukup dioleskan merata pada bagian wajah yang terbakar, dengan jari yang bersih tentunya. Selain untuk mengatasi kulit yang memerah karena tersengat matahari lidah buaya juga bisa dimanfaatkan untuk perawatan kecantikan di rumah, seperti dijadikan masker wajah misalnya.

Timun

Timun adalah antioksidan alami dan properti analgesik, penghilang rasa sakit. Dinginkan timun, blender sampai hancur dan kental, oleskan pada wajah atau bagian tubuh lain yang perih. Biarkan sekitar 15 menit kemudian bersihkan dengan air dingin.

Susu

Kamu bisa gunakan susu dingin atau yogurt, dengan suhu normal maksudnya, bukan susu yang sudah dimasukkan ke lemari es. Bisa mengatasi rasa sakit dan kemerahan kulit wajah yang terbakar. Tentu saja produk olahan susu lain harus dibilas setelah dipakai di wajah, supaya tidak kotor.

Berikut cara menggunakan susu untuk wajah yang terbakar, pertama tuang sekitar 1/3 gelas susu dingin ke dalam gelas atau mangkuk. Celupkan bola tissue kedalamnya, dan oleskan pada bagian wajah yang bermasalah.

Cuka

Emang sih bau, tapi peduli amat kulit udah perih mau gimana lagi? Kamu bisa pilih menggunakan cuka apel atau cuka biasa.

Campur 50/50 bagian cuka dan air mineral untuk mengatasi rasa perih ini. Tuang kedalam botol bekas yang dilengkapi dengan semprotan(spray bottle).

Semprotkan pada bagian kulit yang memerah dan terbakar matahari sebelumnya. Semprotkan beberapa jam sekali dan dirasa perih lagi.

Untuk wajah jangan gunakan botol penyemprot, bahaya bisa mengenai mata dan perih. Gunakan bola kapas dan oleskan lembut pada bagian wajah yang teras periha, ulangi seperlunya sampai tidak terasa sakit.

Cara lainnya, tuangkan 3 cangkir cuka kedalam bathtub yang sudah dipenuhi air dingin. Berendam selama 15 menit. Cuka bisa menghilangkan rasa perih dan mendinginkan kulit.

Jeruk Lemon

Caranya kurang lebih sama seperti menggunakan cuka. Buat lagi semprotan, campur 1/4 gelas jus cup (baru diperas buang bijinya) dan 2 cup air. Semprot merata. Coba juga mandi dengan setengah cup jus lemon dan berendam selama 15 menit. Hati hati jangan sampai terkena mata, perih.

Aspirin

Obat ini bisa kamu dapatkan di minimarket atau supermarket terdekat, dijual bebas jadi cukup mudah ditemukan. Ini bisa dipakai juga untuk kulit terbakar di bagian lain seperti, punggung, bahu, leher dll. Hancurkan 10 sampai 20 tablet aspirin dalam mangkuk plastik, tambah 3 sampai 4 sendok makan air untuk mengentalkannya. Oleskan ke muka, leher atau bahu yang tersengat matahari. Saat mengering, gosok dari wajah dan pakai washlap yang sudah dibasahi air dingin untuk membersihkannya. Jika ada sisa minum saja aspirinnya, bisa juga untuk menghilangkan rasa sakit dari dalam.

Kantong Teh

Percaya atau tidak, kantong teh yang dilembabkan bisa mengurangi rasa sakit pada wajah yg terbakar. Teh hijau tawar atau teh hitam juga bisa dipakai dan punya manfaat yang sama.

Seduh beberapa kantung teh dengan air panas dan biarkan sampai tehnya menghitam, angkat kantung tehnya dan sisihkan sampai suhunya menjadi cukup hangat.

Dengan handuk, kain atau bola kapas yang dicelupkan kedalam teh kemudian di tempelkan ke bagian yang terbakar perlahan, jangan digosok cukup dioles-oles pelan saja. Setelah itu biarkan sampai mengering agar tehnya menyerap ke kulit, oleskan lagi bila perlu. Lakukan di malam hari dan tidak perlu dibilas dengan air, biarkan hingga pagi agar proses penyembuhan terjadi saat kamu tidur.

Cara lain bisa dicoba dengan menyeduh 6 kantung teh dengan 2 cangkir air. Dinginkan teh dalam kulkas kemudian masukkan kedalam botol semprot. Gunakan pada kulit yang terbakar, semprot sesekali dan biarkan sampai mengering.

Cara yang lebih sederhana, kamu bisa langsung mengoleskan kantung teh yang sudah diseduh ke bagian kulit atau wajah yang sudah tersengat matahari.

Coba gunakan teh dengan tambahan mint untuk sensasi rasa dingin ekstra. Perlu diingat, teh yang di semprot akan meninggalkan noda jadi siapakan pakaian atau handuk khusus untuk ini.

Minyak Kayu Putih

Dengan menggunakan botol spray/semprot, campur beberapa tetes minyak kayu putih, satu butir putih telur dan air, kemudian kocok sampai berbusa. Putih telur membantu minyak tetap tercampur dengan air. Semprot merata pada bagian tubuh yang sudah meradang kepanasan. Minyak memberikan rasa nyaman, sensasi mendinginkan dan mengurangi rasa sakit.

Cocoa Butter

Ambil cocoa butter yang tersimpan dalam kulkas dan oleskan langsung di wajah atau kulit yang terbakar untuk menghilangkan rasa sakit segera. Cocoa butter juga dipercaya bisa mempercepat proses penyembuhannya. Selain itu karakternya yang mudah mencair bahkan dengan suhu tubuh kita, bisa membuatnya langsung menyerap kedalam pori-pori dan melembabkannya.

Vitamin E

Antioksidan yang terkandung didalamnya dapat membantu mengurangi iritasi yang disebabkan sengatan matahari. Caranya ambil 1 buah kapsul vitamin E atau lebih, sesuai kebutuhan area luka bakar di kulit kamu. Sobek pil dengan bantuan jarum yang bersih dan peras keluar minyaknya. Oleskan minyak dari kapsul vitamin E pada bagian yang terluka dan biarkan hingga meresap. Konsumsi juga kapsul vitamin E secara rutin untuk perawatan dari luar dan dalam.

Cold creams

Kulit wajah yang terbakar akan membutuhkan perawatan dari lotion pelembab dalam jumlah banyak, dan juga fungsi untuk peeling/pengelupasan kulit.

Pada saat yang sama, penggunaan krim pelembab dalam jumlah banyak memberikan rasa nyaman pada wajah setelah terbakar. Baby lotion, sering dipake biasanya, bagus buat mendinginkan kulit yang terbakar.

Bagaimana cara menggunakan cold creams untuk kulit yang terbakar? Oleskan pada wajah dengan hati-hati dan merata, jangan lupa cuci tangan kamu sebelumnya.

Cegah dengan Sunblock

Karena mencegah lebih baik daripada mengobati, jadi selalu pakai sunblock, pakaian yang menutupi permukaan kulit, dan hindari sinar matahari langsung. Jangan gunakan produk-produk diatas kalau kulit dalam keadaan melepuh atau rusak, kulit melepuh butuh waktu "bernapas" untuk sembuh dan bahan diatas malah bisa menghambat prosesnya.

Banyak krim pelindung sinar matahari seperti sunscreen dan lotion sunblock, mengandung bahan anti terbakar yang bisa menghilangkan rasa perih dan panas.

Cara menggunakannya? Kebanyakan sunscreen dan lotion sunblock ada yang disemprot atau dioles langsung. Baca petunjuk di tiap produk secara seksama.

Lindungi setelahnya

Setelah terbakar sinar matahari, sangat disarankan untuk melindungi kulit wajah dengan menggunakan makeup dengan pelindung matahari, pakai penutup kepala dan hindari terkena paparan sinar matahari langsung bila bisa.

Pencegahan alami adalah cara yang terbaik dan aman.  Jika kamu mulai merasakan demam setelah tersengat matahari, segera kunjungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

You Might Also Like

11 comments

  1. nyoba pakai kantong teh dan memang terasa adem di kulit . tengkyu infonya kak

    BalasHapus
  2. Jika perawatannya baru dilakukan 2 atau 3 hari setelah terkena sinar matahari apakah perawatan di atas masih bisa dilakukan/ memiliki manfaat yang sama?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih baik si sesegera mungkin yah :)

      Hapus
  3. Ternyata banyak banget ya sis bahan alami yang bisa digunakan sebagai cara memutihkan kulit :)

    BalasHapus
  4. Aku pernah nih kebakar kayak gini gara2nya waktu itu abis traveling ke pantai gitu sma tmn2 kantor. Sebenernya bukan berjemur, justru ak snorkeling gitu, pas udahannya, ngeliat kulit kayak kepiting rebus, meraaahhh bangett.. nah dr situ ak lgsg aja cukupin terus kbthan vit e ak. Alhamdulillah sekarang berangsur2 membaik. Anyway, thanks infonya ya.
    Ak juga mau share info prawata kulit yang mgkin bisa jadi referensi, cek disini ya >> http://goo.gl/JvKyOR

    BalasHapus
  5. Udah pakai sun screen tpi kok msh terasa panas ya kalo terpapar matahari

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin kurang cocok mba dengan brand sunscreen yang dipake, coba dikonsultasikan ke dokter spesialis kulit :)

      Hapus
  6. Terimakasih infonya
    mumpung di rumah banyak lidah buaya, jadi saya pakai bahan ini saja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, silakan dicobain yah :)

      Hapus
    2. memakai teh bisa juga rupanya iya .

      Hapus
  7. Kulit saya terbakar, merah padam parah kali, muka juga gatal gatal, ingin coba yang diatas manatau bisa bekerja, apa kulit saya bisa kembali putih seperti biasa yaa?

    BalasHapus